Sharing to Learning

Friday, April 25, 2014

4 PERNAK-PERNIK KHAS KECAMATAN ULEE KARENG


Jalan-jalan ke banda Aceh tentunya anda tidak bisa melewati begitu saja Kecamatan yang satu ini.Daerah yang terletak sangat strategis yang juga salah satu batas antara Kota Banda Aceh dengan Aceh besar ini mempunyai keunikan dan ketertarikan sendiri khususnya bagi warga kecamatan Ulee Kareng dan umumnya bagi para pengunjung dari berbagai daerah.Bencana Tsunami 10 tahun silam yang menghantam Aceh dan sebagian daerah kota Banda Aceh merupakan titik pusat pertumbuhan dan perkembangan Kecamatan Ulee Kareng dimulai.Ulee Kareng yang merupakan kecamatan yang tidak terkena tsunami menjadi salah satu kecamatan yang tumbuh dan berkembang  cepat dalam beberapa aspek.Beberapa pernak-pernik kecamatan Ulee Kareng yaitu :

Traveling to Banda Aceh you can not pass this one sub-district.The area is strategically located which is also one of the boundary between Banda Aceh with Aceh Besar has its own uniqueness and attraction especially for the people of Ulee Kareng sub-districts and generally for visitors from various regions.
10 years ago after Tsunami hits Aceh and parts of the city of Banda Aceh,is the focal point of growth and development of the Sub-district of Ulee Kareng started.  Ulee Kareng which is a sub-district that is not affected by the tsunami into one sub-district that is growing and developing rapidly in some aspek.There are a few trinkets on Ulee Kareng sub-district, including:

 
1.Mesjid Baitusshalihin / Baitusshalihin Mosque

Mesjid nampak kanan
Mesjid nampak kiri
Mesjid Baitusshalihin adalah mesjid yang terletak di tengah-tengah pasar Ulee Kareng.Mesjid ini merupakan mesjid kebanggaan warga daerah setempat .Mesjid tersebut saat ini sedang direnovasi untuk diperluas agar memuat jamaah yang lebih banyak.Rumah ibadah ini mempunyai arsitektur ala Timur Tengah dan membuat para jamaah akan makin terkesan dengan keunikan bangunan ini.Mesjid ini akan menjadi salah satu mesjid termegah yang ada di kota Banda Aceh setelah proses renovasi selesai nantinya.


Baitusshalihin Mosque is a mosque situated in the middle of Ulee Kareng market. This mosque is a mosque in the area of civic pride. The mosque is currently being renovated to be expanded to contain more worshipers. The tabernacle has a Middle East-style architecture and make the pilgrims will be more impressed with the uniqueness of this building. This mosque will be one of the grandest mosques in the city of Banda Aceh after the renovation is complete later.


2. Fashion 
 
Toko pakaian tampak luar
Toko pakaian tampak dalam
Toko-toko kecil yang berjejeran di jalan T.Sultan Iskandar muda ini menjadi bangunan yang menjadikan kecamatan Ulee kareng  menjadi daerah yang semakin bewarna.
Bagaimana tidak,bangunan-bangunan yang dibangun disepanjang jalan raya tersebut menghiasi Kecamatan Ulee Kareng layaknya kota pasar yang semakin megah dan mempunyai keunikan tersendiri. 
Toko-toko kecil tersebut merupakan ladang rezeki bagi pedagang-pedagang  yang berjualan didaerah tersebut.Setiap harinya toko-toko ini ramai dikunjungi oleh warga Ulee kareng setempat bahkan pengguna jalan raya yang melewati daerah tersebut.

The Small shops that are lined on T.Sulthan Iskandar Muda Street are the buildings that makes the sub-district of Ulee Kareng become increasingly colored area.How not,the buildings were built along the highway decorate Ulee Kareng district like the more glorious market town and has its own uniqueness.Small shops is a field of sustenance for merchants who sell in the area. Every day these stores visited by local residents even Ulee Kareeng road users who pass through the area.

3. 7 Persimpangan / 7 intersections

Jalan menuju ke Lam Ateuk
Jalan menuju ke kota B.Aceh
Keunikan lain di kecamatan Ulee Kareng adalah mempunyai tujuh persimpangan yang menghubungkan ke berbagai jalan lainnya.Ketujuh persimpangan tersebut hanya dapat kita temukan di daerah ini di kota Banda Aceh.Ketujuh persimpangan tersebut adalah jalan yang menuju ke kota banda aceh,lamgapang,lamreung,ie masen kaye adang,ceurih,doy/pesantren babun najah/peurada,dan lam ateuk/blang bintang.
Pagi dan sore harinya,persimpangan tersebut sering terjadi kemacetan karena padatnya kendaraan-kendaraan yang melewati jalan.Anda diharapkan agar lebih hati-hati dan waspada dalam berkendaraan supaya kecelakaan tidaklah terjadi.

Another uniqueness is in the Sub-district of Ulee Kareng has seven junctions that connect to various other roads.
Seventh intersection can only be found in this area in the city of Banda Aceh. The seventh is a road junction leading into the city Banda Aceh, lamgapang, Lamreung, Ie Masen Kaye Adang, Ceurih, Doy / Pesantren babun Najah / peurada, and lam Ateuk / Blang Bintang
 
At the morning and afternoon, the intersection congestion often occurs because the density of vehicles passing through the road. You are expected to be more careful and vigilant in driving is not an accident that happened.


4. Kopi Ulee kareng/ Ulee Kareng Coffee

Beberapa Produk Kopi Ulee kareng
Salah satu Produk kopi Ulee kareng
Kopi merupakan aset yang sangat berharga yang dimiliki oleh daerah Aceh.Salah satu tempat penghasil kopi bubuk terkenal di Banda Aceh adalah di kecamatan Ulee Kareng.Pada tahun 1960,kopi Ulee kareng resmi dirintis dan bertahan hingga sekarang tentang mutu dan kualitasnya.Cita rasa yang sangat khas menjadikan produk kopi ini begitu terkenal hingga ke negeri tetangga seperti Malaysia dan Singapura.Banyak tempat yang bisa anda kunjungi di Banda Aceh untuk menikmati secangkir kopi Ulee kareng seperti di restauran-restauran dan kedai-kedai kopi.Jangan sampai ketinggalan untuk menikmati kenikmatan kopi Ulee Kareng yang begitu menggoda dan membuat anda ketagihan.

Coffee is a very valuable asset owned by the Aceh regionOne of the famous ground coffee producer in Banda Aceh is in the Sub-district of Ulee Kareng.
In 1960, coffee Ulee kareng formally initiated, lasting about quality and quality.
A very distinctive flavor makes this coffee so famous products to the neighboring countries such as Malaysia and Singapore.
Many places that you can visit in Banda Aceh to enjoy a cup of Ulee Kareng Coffe like in restaurants and coffee shops.
Do not miss to enjoy the pleasures of Ulee Kareng Coffee are so tempting, and make you addicted.

Don't Forget to visit :)

3 comments:

  1. terus berkarya..jangan lupa mampir di hutan kota juga ya? ditunggu komentarnya.http://informasi-syarif.blogspot.com/2014/03/hutan-kota-icon-paru-paru-serambi-mekkah.html

    ReplyDelete