Ini sebuah kisah dan pengalaman saya ketika ke takengon,Aceh bersama keluarga saya..
Silahkan simak baik-baiknya ya,kalau ada pertanyaan bisa ditanyakan langsung via *error
Dulu pas saya berumur sekitar 6 atau 7 tahun lah,keluarga saya berkunjung ke takengon dalam rangka silaturrahmi dengan kawan lama ibu saya..
Kami berangkat dengan menggunakan transportasi darat tepatnya dengan bus.
Sebelum berangkat kesana.Saya diiming-imingi oleh ibu saya bahwa suasana disana sangatlah sejuk dan natural.Bahkan saya dijanjikan akan dibawa untuk melihat jenis kuda yang sudah masyhur di takengon ...Sesampai disana,perasaan saya sungguh senang karena itu merupakan pengalaman pertama saya ke takengon bersama keluarga.Tetapi keadaan yang kurang mendukung bagi tubuh saya yang kurang bisa beradaptasi dengan lingkungan yang sangat sejuk,bahkan kalau pagi hari untuk mandi saja disarankan untuk mandi dengan air hangat agar badan anda tidak terasa beku ..
Nah,yang paling saya kagumi pertama sekali saya kesana adalah pohon-pohon kopi yang berada di sekitaran rumah-rumah masyarakat.Jika diibaratkan,pohon kopi di sana bagaikan pohon sakura yang tumbuh rimbun di sekitaran rumah-rumah penduduk .... ( kebanyakan ngehayal ne ..huhuhu )
Tak sampai disitu ( saya harus mengingat moment itu kembali )
Saya melihat sungai-sungai kecil yang bertaburan dengan bervariasi ikan-ikan yang natural bangeet deh kesannya..Pemandian air panas pun tak lupa saya kunjungi untuk memperlengkap perjalanan saya.Ditambah lagi pemandangan bukit-bukit yang menjulang bagaikan surganya dunia dengan segala keindahannya ..
Sekian dulu ceritanya,...
No comments:
Post a Comment