Indonesia memang dikenal dengan negara yang khas akan kulinernya yang begitu berkualitas sehingga beberapa diantaranya sudah dinobatkan sebagai kuliner terbaik di dunia karena tekstur dan rasanya yang begitu menggoda. Masakan Indonesia memang mampu menyihir para pecinta kuliner dunia seperti kelezatan rendang, soto, nasi goreng, dan lain sebagainya. Di bagian paling ujung pulau sumatra, tepatnya di provinsi Aceh, anda dapat menemukan berbagai kuliner daerah yang sudah sangat masyhur di kalangan para penikmat kuliner seperti mie aceh, gulai kambing, rujak, martabak, timphan dan lain sebagainya.
Melalui tulisan ini, penulis akan
memaparkan sedikit banyaknya tentang kuliner Aceh yang sudah sangat familiar
bagi pecinta kuliner di nusantara. Ya, Kali ini topiknya tentang Mie Aceh yang
merupakan kuliner daerah yang begitu khas akan bumbu dan rempah-rempahnya untuk
kita telaah lebih mendalam lagi. Siapa yang tak kenal Mie Aceh? Masakan
sederhana yang mempunyai ciri khas pedasnya ini telah dikenal oleh banyak orang
hingga ke negari jiran sekalipun. Mie yang biasa dikombinasikan dengan kepiting
ini bisa kita temukan hampir di berbagai tempat di Indonesia, sehingga kita tak
harus terbang ke Aceh lagi untuk menikmati sepiring Mie Aceh. Untuk mengetahui
bagaimana perjalanan Mie Aceh yang sudah mendunia ini, penulis akan mereview all
about kuliner ini secara mendetail.
1. Asal Mula Mie Aceh
![]() |
| gambar: vemale.com |
2.Varian
![]() |
| gambar: selerakita.id |
3. Kandungan Gizi
![]() |
| gambar: loveindonesia.com |
Dalam olahan mie aceh, terdapat begitu
banyak kandungan gizi yang terkandung didalamnya seperti karbohidrat, protein,
vitamin dan lain sebagainya yang sangat bagus untuk dikonsumsi oleh tubuh asalkan
tidak terlalu berlebihan. Untuk itu,mari kita simak dibawah ini beberapa bahan
yang mengandung gizi lebih dan bagus untuk kesehatan dalam kuliner mie aceh.
a. Mie
kuning
Mie kuning di
Indonesia umumnya berbahan utama tepung, didalamnya terdapat karbohidrat
sebesar 71,3 gram, 476 kilokalori, protein 0,1 gram, kalsium 57 miligram,
fosfor 36 miligram dan zat besi sbesar 4,8 miligram. Kandungan karbohidrat di
dalam mie merupakan gizi tertinggi sehingga dapat digolongkan sebagai makanan
pokok atau penghasil energi utama. jika anda tidak sempat memakan nasi, maka mie
bisa jadi makanan alternatif pengganti nasi karena dapat membantu memenuhi
asupan nutrisi dan membantu perut menjadi kenyang.
b. Bawang
merah
Di dalam dunia
medis, bawang merah dipercayai dapat memerangi kanker dan berbagai penyakit
berbahaya lainnya. Bawang merah memiliki nutrisi yang sangat tinggi seperti
vitamin, mineral dan antioksidan serta rendah kalori, sehingga bawang merah
acap kali digunakan sebagai bumbu masakan wajib. Selain berguna untuk
pencegahan kanker, bawang merah juga baik untuk jantung, obat diabetes,
mencegah peradangan pada tenggorokan, mengatur suasana hati dan menambah nafsu
makan.
c. Bawang putih
Allium sativum
atau nama yang sering kita kenal dengan bawang putih adalah jenis tanaman yang
sangat sering dijadikan sebagai alat dapur di daerah kawasan Asia. Di negara
seperti jepang dan china, bawang putih dipercayai dapat menghilangkan berbagai
macam penyakit seperti mengeluarkan racun di dalam tubuh, mencegah kanker, menyembuhkan
luka kulit, anti radang dan mengatasi diabetes. Bawang putih per 100 gramnya
memiliki kandungan gizi seperti karbohidrat sebesar 33,06 g, protein 6,39 g,
vitamin B6 1,235 mg, energi 623 kj, kalsium 181 mg, dsb.
d. Kunyit
Kunyit mempunyai
banyak sekali manfaat apabila dikonsumsi oleh tubuh, karena bahan makanan
tersebut memiliki 63 kilokalori, 2 gram protein, 9,1 gram karbohidrat, 24
miligram kalsium dan vitamin A. Kunyit sangat berguna bagi kesehatan karena
dapat mencegah penuaan, antidepresan, obat kolesterol, mengobati tifus,
mencegah anemia, melancarkan pencernaan, mencegah alzheimer dan obat
anti-inflamasi.
e. Cabe merah
Kandungan
gizi/nutrisi pada cabe merah besar segar berupa karbohidrat sebesar 7,3 gr,
energi 31 kkal, vitamin A 470 IU, fosfor 24 mg, kalsium 29 mg, dll. Cabai merah
juga mempunyai banyak manfaat seperti membantu proses pencernaan makanan,
mempercepat membawa darah segar ke daerah infeksi, mengurangi resiko kanker
usus besar, dan meningkatkan jalan metabolisme.
f. Tauge
Tauge atau
kecambah merupakan biji-bijian yang sangat sering disajikan dalam makanan khas
Indonesia. Biasanya tauge dimasak dengan ditumis, dan mie aceh juga salah satu
kuliner yang menggunakan tauge sebagai bahannya. Kecambah mengandung banyak
kandungan gizi seperti vitamin A, B kompleks, C, E, serta kalsium seperti
serat, kalsium, kalium, zat besi, magnesium, asam amino dan protein. Tauge
bagus dikonsumsi karena mampu mencegah serangan jantung, menguatkan tulang,
meningkatkan kekebalan tubuh, kecantikan kulit, melancarkan pencernaan, dan mencegah
kanker.
g. Kubis
Kubis atau yang dikenal dengan nama kol merupakan
sumber vitamin, mineral, dan serat makanan penting. Manfaat kol untuk kesehatan
berupa antioksidan, meningkatkan sistem imun, merawat kulit, mencegah sembelit,
mengurangi resiko katarak, dsb. Dalam setiap 100 gr kubis, kandungan gizi yang
terkandung didalamnya dapat berupa vitamin C sebesar 36,6 mg, kalsium 40 mg,
magnesium 12 mg, kalium 170 mg, protein 1,28 g, karbohidrat 5,8 g, gula 3,2 g,
dsb.
h. Seledri
Seledri
merupakan daun penambah aroma masakan yang sering digunakan untuk penyedap
makanan. Daun seledri sangat kaya akan vitamin seperti vitamin A, vitamin B1,
vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin C, vitamin E dan vitamin K.
Penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan mengkonsumsi daun seledri berupa
mencegah asma, anemia, dan obesitas, memperkuat fungsi hati, membantu dalam
perbaikan gigi, menenangkan saraf, dan memperlambat penuaan dini.
4. Harga
![]() |
| gambar: selerakita.id |
5. Cara Pembuatan
Untuk membuat mie aceh, tentunya anda
harus mempersiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan. Bahan-bahan tersebut sangat
mudah anda temukan di pasar-pasar tradisional. Jika anda belum pernah membuat
mie aceh, maka anda dapat melihat resepnya di berbagai majalah kuliner, internet,
dan lainnya. Tetapi jangan kuatir, khsusu bagi anda, penulis akan memaparkan
cara pembuatan mie aceh dibawah ini.
a. Bahan Mie
Aceh Kuah :
-
500 gram mie kuning
-
5 butir bawang merah, iris tipis
-
4 siung bawang putih, iris tipis
-
1 buah tomat, dipotong-potong
-
100 gram kubis, iris halus
-
50 gram tauge, dibersihkan
-
1 batang seledri, iris tipis
-
1 kepiting sedang
-
150 gram daging sapi, potong dadu
-
¼ kg udang
-
750 ml air kaldu
-
1 lembar daun salam
-
4 sendok makan minyak goreng
-
2 sendok makan kecap manis
-
2 sendok makan kecap asin
b. Bumbu yang
dihaluskan:
-
5 butir bawang merah
-
4 siung bawang putih
-
3 buah cabe merah
-
1 cm kunyit
-
1 butir kapulaga
-
1 sendok teh merica bubuk
-
¼ sendok teh ketumbar
-
¼ sendok teh jinten
-
Garam secukupnya
c. Bahan
Pelangkap:
-
Acar mentimun
-
Emping
-
Bawang goreng
d. Cara
Pembuatan:
- Panaskan terlebih dahulu minyak goreng
dan tumis bawang merah iris, bawang putih dan bumbu-bumbunya hingga harum dan
matang.
-
Masukkan daging, masak hingga warnanya
berubah.
-
Tambahkan air kaldu, udang, dan
kepiting.
-
Masukkan daun salam, garam dan merica
bubuk.
-
Masak hingga daging, kepiting dan udang
matang.
-
Masukkkan tauge, kubis dan tomat serta
kecap asin dan manis.
-
Aduk hingga merata hingga semua bahan
tercampur rata.
-
Angkat dan sajikan.
Untuk lebih jelas, simak resep Mie Aceh versi lain dari youtube di bawah ini.
Demikinalah cara pembuatan mie aceh yang sekiranya dapat menjadi hidangan keluarga anda.






No comments:
Post a Comment